Evaluasi opsen pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebagai instrumen peningkatan pendapatan pajak daerah di Provinsi Sulawesi Utara

Authors

  • Tirzanti Siyang Sam Ratulangi University
  • Anneke Wangkar Sam Ratulangi University
  • Syermi S.E. Mintalangi Sam Ratulangi University

DOI:

https://doi.org/10.58784/rapi.514

Keywords:

non-metallic minerals and rocks tax surcharge (MBLB), regional tax revenue, evaluation, contribution, effectiveness, split payment

Abstract

Indonesia’s Law Number 1 of 2022 on Central–Regional Fiscal Relations introduced the tax surcharge (opsen) mechanism, under which provinces now collect a share of Non-Metallic Minerals and Rocks (MBLB) tax directly from regency/municipal tax bases through an automated split-payment system, a structural shift from the discretionary revenue-sharing arrangement it replaces. This study evaluates the implementation of the MBLB Tax Surcharge as an instrument for increasing regional tax revenue in North Sulawesi Province during its first year of enforcement (2025), examining both its legal-administrative execution and its fiscal performance. Using a qualitative descriptive approach, primary data were obtained through interviews with three officials at the North Sulawesi Regional Revenue Agency, triangulated with secondary data on 2025 surcharge and regional tax realization. The findings show that implementation is legally compliant with the governing regulations and operates through a self-assessment system supported by automated split payment, though execution remains uneven across regencies/municipalities due to residual manual remittance practices. Fiscally, the surcharge exhibits a striking divergence between its two performance dimensions: it is highly effective against its own revenue target (125.59%) yet contributes only marginally to Regional Original Revenue (0.45%) and Regional Tax (0.58%), both classified as very low. This pattern indicates that target-effectiveness and revenue-contribution are distinct evaluative dimensions that should not be conflated when assessing a newly introduced tax instrument. Remaining implementation gaps include inconsistent split-payment adoption, limited provincial-level field supervision of mining activity, and uneven taxpayer compliance, pointing to coordination and oversight as the principal levers for improving the surcharge’s future contribution.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia. (1996). Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 690.900.327 Tahun 1996 tentang Pedoman Penilaian Efektivitas Penerimaan Pendapatan Daerah.

Halim, A. (2014). Manajemen keuangan sektor publik: Problematika penerimaan dan pengeluaran pemerintah (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah). Salemba Empat.

Hilmiyyah, F., Maretaniandini, S. T., & Tsabita, Z. A. (2023). Analisis potensi opsen pajak kendaraan bermotor bagi penerimaan daerah: Studi kasus Kabupaten Cirebon. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Perpajakan, 3(1), 123–138. https://conference.um.ac.id/index.php/taxcenter/article/view/8573

Junaedy, I. K. D., & Sujana, I. G. N. K. P. (2023). Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Kabupaten Karangasem. Jurnal Kebijakan, 14(2), 167-171. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v14i2.6311

Kamaroellah, R. A. (2021). Pajak dan retribusi daerah: Konsep dan aplikasi analisis pendapatan asli daerah melalui kontribusi pajak dan retribusi daerah dalam meninjau peraturan daerah. CV. Jakad Media Publishing.

Mardiasmo. (2023). Perpajakan (Edisi terbaru). Andi

Nifail Al Ahza, M. (2025). Reformasi kebijakan opsen pajak daerah: Meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Pustaka Ilmiah Indonesia.

Nugraha, M. A. T., Djaha, A. S. A., & Case, P (2023). Strategies to increase the local government revenue from the tax sector of non-metallic and rock minerals in Timor Tengah Selatan District, Indonesia. Eurasia: Economics & Business, 9(75), 128–137. https://econeurasia.com/issue-2023-09/

Pandi, J. M., Elim, I., & Weku, P. (2024). Analisis perhitungan, pemungutan, dan kontribusi Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan terhadap pajak daerah dan pendapatan asli daerah Kota Tomohon. Riset Akuntansi dan Portofolio Investasi, 2(2), 526–537. https://doi.org/10.58784/rapi.262

Pangerapan, S., Lambey, R., & Rondonuwu, S. N. (2023). Buku ajar perpajakan. Deepublish.

Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Peraturan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Nomor 11 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah.

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 85.

Saesaria, N. D. P., & Saleh, M. (2025). Analisis efektivitas, kontribusi, efisiensi dan elastisitas penerimaan pajak provinsi Kalimantan Selatan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Selatan. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 8(1), 153–164. https://doi.org/10.20527/jiep.v8i1.602

Safan, L., Morasa, J., & Pinatik, S. (2021). Analisis potensi dan efektivitas penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jurnal Emba : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi 9(2), 128–137. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/33912

Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. (Cetakan 1). Penerbit KBM Indonesia.

Sahroni, A., Batubara, Z., Mehilda, S., & Erlina, E. (2024). Analisis sistem pemungutan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkalis. AEPPG: Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global, 1(2), 113–121. https://doi.org/10.61132/aeppg.v1i2.141

Sugiyono. (2025). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. (Edisi revisi 2025). Alfabeta.

Turang, R. V., Saerang, D. P. E., & Wokas, H. R. N. (2021). Analisis efektivitas dan kontribusi Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan bagi penerimaan pajak daerah di Kota Tomohon. Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi 9(3), 1306–1315. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/35520

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. (2022). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 4.

Downloads

Published

2026-09-27

How to Cite

Siyang, T., Wangkar, A., & Mintalangi, S. S. (2026). Evaluasi opsen pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebagai instrumen peningkatan pendapatan pajak daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Riset Akuntansi Dan Portofolio Investasi, 4(2), 173–186. https://doi.org/10.58784/rapi.514

Issue

Section

Article